 |
Welcome to My Blog......
|
Assalamualaikum wr. wb
Fisiologi haid
Haid atau menstruasi adalah pelepasan lapisan fungsional endometrium secara siklik dan
periodik yang diikuti dengan terjadinya perdarahan yang keluar dari alat kemaluan wanita akibat penurunan
mendadak hormon progesteron endometrium
tidak menerima hasil fertilisasi atau
tidak terjadinya kehamilan.
Haid pervaginam yang berlangsung secara
periodik adalah perdarahan dan siklik dari uterus disertai pelepasan endometrium.
Haid normal adalah perdarahan haid yang panjang, lama dan jumlah perdarahan
dalam batas normal. Panjang siklus haid normal adalah 28 ± 7 hari (21-35 hari).
Jumlah
40-80 ml (2-5 pembalut/hari); dan
lama haid antara 3-7 hari. Disebut gangguan haid jika panjang, banyaknya dan
lamanya perdarahan haid diluar batas normal. Untuk lebih mendalam memahami
gangguan haid dan siklusnya, fisiologi dan siklus haid normal harus dipahami
lebih dahulu.
Fase-fase Haid :
l . Ovarium :
- Fase
Folikulogenesis
- Fase Ovulasi
- Fase Luteal
2. Endometrium :
- Fase
Proliferasi
- Fase Sekresi
- Fase
menstruasi
Hipotalamus menghasilkan :
-
Releasing
hormone/Releasing factor (GnRH dan PIF) yang berfungsi
merangsang
hipofisis mengeluarkan
gonadotropin
dan menghambat
prolaktin.
Hipofisis menghasilkan
:
gonadotropin (FSH dan LH) :
l FSH berfungsi merangsang ovarium untuk menghasilkan
folikel (folikulogenesis)
l LH berfungsi memecahkan sel telur yang matang dan
membentuk korpus luteum.
Ovarium menghasilkan :
-
Estrogen
yang berfungsi merangsang
merangsang endometrium untuk berproliferasi
-
Progesteron
yang berfungsi merangsang endometrium untuk bersekresi
Siklus
menstruasi
Siklus
menstruasi dibagi atas empat fase.
Fase
menstruasi Yaitu, luruh
dan dikeluarkannya dinding rahim dari tubuh. Hal ini disebabkan
berkurangnya kadar hormon seks. Hali ini secara bertahap terjadi
pada hari ke-1 sampai 7.
Fase
praovulasi Yaitu, masa
pembentukan dan pematangan ovum dalam ovarium yang dipicu
oleh peningkatan kadar estrogen dalam tubuh. Hal ini terjadi secara
bertahap pada hari ke-7 sampai 13.
Fase
ovulasi Yaitu,
keluarnya ovum matang dari ovarium atau yang biasa
disebut masa subur. Bila siklusnya tepat waktu, maka akan terjadi
pada hari ke-14 dari peristiwa menstruasi tersebut.
Fase
pascaovulasi Yaitu,
masa kemunduran ovum bila tidak terjadi fertilisasi. Pada tahap
ini, terjadi kenaikan
produksi progesteron sehingga endometriummenjadi lebih tebal dan
siap menerima embrio untuk berkembang. Jika tidak
terjadi fertilisasi, maka hormon seks dalam tubuh akan berulang
dan terjadi fase menstruasi kembali.